Mega Kampanye Sambil Peringati Lahirnya Pancasila di Senayan

Mega Kampanye Sambil Peringati Lahirnya Pancasila di Senayan

- detikNews
Selasa, 01 Jun 2004 16:28 WIB
Jakarta - Capres PDIP Megawati Soekarnoputri menjadikan peringatan Hari Lahirnya Pancasila ke-59 sebagai ajang kampanye. Megawati menyisipkan pesan agar memilih presiden yang paling cantik.Ratusan pendukung Megawati-Hasyim hadir dalam acara yang digelar di Basket Hall, Senayan, Jakarta, Selasa (1/6/2004). Turut hadir Menkimpraswil Sunarno, Taufiq Kiemas dan fungsionaris PDIP di antaranya Sekjen PDIP Sutjipto, Wasekjen PDIP Pramono Anung dan Ketua Roy BB Janis. Megawati menekankan pentingnya makna Pancasila. "Bung Karno saat menuangkan gagasan-gagasan yang tertuang dalam Pancasila mempunyai makna yang sangat dalam. Namun, saya sayangkan banyak anak muda telah melupakan makna dari Pancasila. Padahal ideologi Pancasila harus terus-menerus dilestarikan," kata Megawati. "Anak muda boleh hura-hura, boleh ke mall, ke cafe-cafe, tetapi di dalam dada harus tetap ada semangat Pancasila. Apa itu Pancasila? Mari kita ingat. Tidak usah satu, dua, tiga, empat, lima tetapi sila pertama saja, Ketuhanan Yang Maha Esa," imbuhnya.Apa itu hal yang jelek? tanya Megawati. "Tidaaak!" jawab pendukungnya serempak.Menurut Megawati, seharusnya kita bangga mengakui Pancasila."Kita lihat negara yang tidak punya falsafah seperti Yugoslavia, jadi kocar kacir. Kita harus bangga mengakui Pancasila, tidak sembunyi-sembunyi. Ini dadaku, mana dadamu," tandasnya.Dalam kesempatan itu, Megawati sempat menyinggung masalah pemilihan presiden."Tadi dibilang akan memilih presiden dan wakil presiden langsung, itu gampang. Sudah tahu mau pilih siapa? Banyak yang saya dengar, Bu, kalau pilih gimana? Soalnya calonnya banyak. Saya jawab, kok susah-susah amat, pilih saja yang paling cantik," kata Megawati.Siapa? tanya Megawati lagi. "Megaaa!!!" teriak hadirin. "Ya sudah, simpan saja tanggal 5 Juli nanti," demikian kampanye Megawati. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads