"Ah, paling main-mainan," kata Marzuki sambil tersenyum saat ditanya wartawan apakah dia takut dengan teror yang sudah mengarah ke Gedung DPR.
Marzuki dicegat wartawan saat ingin meninggalkan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/3/2011) pukul 16.30 WIB. Saat itu, Tim Gegana belum tiba dan kalangan DPR sedang gaduh meributkan paket yang ditujukan ke Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena ada perlu," kata Marzuki yang biasa pulang kantor di atas jam 18.00 WIB itu.
Pantauan detikcom, mobil yang ditumpangi Marzuki dan dikawal voorijder itu segera melesat meninggalkan gedung wakil rakyat.
Pagi hari tadi, saat ditanya perihal teror bom yang semakin marak Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini mengatakan, "Kita percaya sama Tuhan, kalau takut sama ancaman seperti itu nggak usah ada di DPR."
(lrn/nrl)











































