Pantauan detikcom, Gegana datang di Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/3/2011) pukul 17.20 WIB.
Tampak sekitar 20 personel 'menggeruduk' gedung DPR itu. Mereka membawa serta peralatan penjinak bom dan segera menuju lantai 4 gedung itu, di mana paket berada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket Dibungkus Plastik TIKI
Sementara staf Taufik Kurniawan yang menerima paket mencurigakan itu bernama Tugiantoro. Tugiantoro mengatakan paket diterima sekitar pukul 16.00 WIB langsung dari petugas ekspedisi DPR.
"Itu bentuknya kotak tebal sama seperti yang kemarin bom-bom itu. Makanya saya curiga. Yang jelas kotak, saya nggak bisa lihat. Sekarang masih dibungkus plastik TIKI. Bukunya tebal dan beratnya mencurigakan. Makanya saya saya langsung lapor ke petugas keamanan karena di situ juga tidak ada pengirim," jelas Tugiantoro.
Taufik, imbuh Tugiantoro, sudah mengetahui ada paket mencurigakan. "Saya tadi langsung menghubungi beliau (Taufik) ada paket mencurigakan. Beliau nggak komentar, belum sempat komentar," tuturnya.
(nwk/vit)











































