"Yang saya dengar memang ada. Tapi saya tidak bisa ke sana untuk melihatnya karena pintu ditutup," ujar Program Manajer KBR 68 H Ade Wahyudi kepada detikcom, Jumat (18/3/2011).
Ade mengaku belum mengetahui apakah paket yang mencurigakan itu berupa buku. Sebab polisi meminta karyawan di KBR 68 H untuk mengungsi ke bagian belakang kantor dengan alasan keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade menambahkan, paket ditujukan untuk Ulil. Tim Gegana belum datang ke lokasi.
"Kita terima paket itu kira-kira pukul 15.25 WIB," kata Ade.
(nik/nrl)











































