Gegana Meledakkan Paket Buku Untuk Hindari Risiko Lebih Besar

Gegana Meledakkan Paket Buku Untuk Hindari Risiko Lebih Besar

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2011 13:36 WIB
Jakarta - Hampir semua paket yang dicurigai bom diledakkan oleh satuan Gegana Polri. Terakhir paket yang ditemukan di rumah sekretaris Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM, Muhammad Indra di Pondok Indah juga diledakkan meski ternyata bukan bom.

"Karena itu berbahaya, kita mengambil risiko yang terkecil," kata Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (18/3/2011).

Boy mengatakan, Gegana tidak ingin bermain-main dengan potensi ledakan bom. Faktor keselamatan lebih diutamakan agar tidak ada korban jiwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak ingin bermain-main dengan bom. Kita harus menghindari potensi itu," jelasnya.

Boy mengaku setiap bom tidak selalu harus diledakkan. "Kita menghindari risiko saja," tandasnya.

Sementara, Boy memastikan kandungan bom buku terdiri dari bahan kimia yang mudah meledak. Unsur-unsur bahan peledak itu yang membuat Gegana harus meledakkan paket yang dicurigai.

"Seperti yang sudah pernah disampaikan itu ada unsur potasium klorat, almunium, ada beberapa bahan material kabel dan lain-lain," papar Boy.


(ape/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini