Β
"Banyak usulan yang masuk seperti perluasan halte, ada juga minta dibangun halte di
depan Gedung MPR, ya coba kita pertimbangkan," ujar Kadishub DKI Udar Pristono, di
Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (17/3/2011).
Pria yang akrab disapa Pris ini mengatakan, usulan itu sebenarnya cukup baik. Hanya
saja untuk membuat sesuatu itu menurutnya perlu rencana yang matang. "Kita harus rencanakan dengan cukup baik karena itu butuh dana yang cukup besar," katanya.
Untuk diketahui, saat ini halte yang berada di antara gedung DPR/MPR adalah halte
JCC Senayan dan halte Slipi Petamburan. Artinya, jika hendak menggunakan TransJ
penumpang yang keluar dari gedung DPR/MPR harus menaiki kendaraan umum atau ojek
untuk sampai ke dua halte tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena halte UKI itu sangat sempit sedangkan penumpangnya cukup banyak," jelas Pris.
Tak hanya menambah dan melakukan perbaikan halte, Pris juga akan mencoba pertimbangkan permintaan masyarakat agar di setiap halte dibangun toilet umum. Tapi tentunya, hal itu juga perlu kajian bersama dengan Dinas Kebersihan DKI Jakarta.
"Kita juga akan kaji soal pembangunan toilet di halte-halte. Kita akan coba bicarakan dulu dengan Dinas Kebersihan, karenakan kalau bicara toilet itu bicara soal pembuangannya ke mana,dan karena mereka lebih ahli dibidangnya makanya kita ajak," jelas Pris.
"Ya intinya memang sedang ada rencanalah," tegasnya.
Sebelumnya, Dishub berjanji tahun 2012 mendapat akan meningkatkan pelayanan pada angkutan massal TransJakarta. Akhir tahun ini, perbaikan-perbaikan halte akan segera dikebut.
Fasilitas yang akan ditambah antar lain kipas angin dan dan layar LCD untuk memberikan informasi perjalanan. Pris mengatakan, perbaikan ini sebagai bentuk komitmen Dishub dan BLU TransJakarta.
(lia/ken)










































