Amankan Kampanye, Kodam Jaya Siapkan 1.860 Personel
Selasa, 01 Jun 2004 15:01 WIB
Jakarta -
Untuk pengamanan ibukota Jakarta saat kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden, Kodam Jaya mempersiapkan sekitar 1.860 personel. Pasukan Kodam Jaya ini ditempatkan di tiga titik rawan.Hal itu disampaikan Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Agus Tadi kepada wartawan usai silaturahmi dan ramah tamah dengan wartawan di Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (1/5/2004).Dalam kesempatan tersebut, Agus Tadi menjelaskan bahwa ada tiga titik rawan yang perlu dilakukan pengamanan, termasuk pengamanan di wilayah 67 koramil yang ada di Jakarta. Daerah rawan yang perlu pengamanan yaitu antara lain, Istana Negara, Gedung DPR/MPR, KPU, Pelabuhan Tanjung Priok, Bandara Udara Soekarno Hatta dan lain-lain.Seluruh personel yang dipersiapkan oleh Kodam Jaya sekitar 1.860 orang yang akan ditempatkan di setiap titik rawan, yaitu sekitar 1 SST (Satuan SetingkatPleton) atau sekitar 30 orang. Namun, menurut Agus Tadi, pengamanan di ibukota Jakarta pada dasarnya dilakukan oleh rakyat sendiri."TNI sifatnya membantu Polri bila diminta. Kerawanan sendiri antara lain merupakan tindakan kriminal dan kontak atau pertemuan antara pendukung dari kontestan capres dan cawapres," katanya.Ketika ditanya bagaimana dengan netralitas TNI, karena dikhawatirkan personel TNI tidak netral, Agus Tadi menjawab bahwa setiap personel TNI yang ditugaskan untuk memberikan pengamanan akan dibriefing agar tidak melakukan hal-hal yang bisa melanggar komitmen netralitas tni.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































