Curi HP Teman Kencan, Polisi Gadungan Babak Belur di Rawa Malang

Curi HP Teman Kencan, Polisi Gadungan Babak Belur di Rawa Malang

- detikNews
Jumat, 18 Mar 2011 10:12 WIB
Jakarta - Mengaku sebagai polisi dan bertugas di Polda Metro Jaya, seorang pria babak belur
dipukuli warga Rawa Malang, Jakarta Utara. Pria yang bernama David Airlanggi (31)
mendapat bogem mentah karena mencuri 2 handphone teman kencannya.

Salah seorang korban, Wartiah (20), menceritakan, dirinya dan David adalah
teman kencan. Usai berkencan di sebuah kamar, David kemudian meminta Wartiah untuk
mengenakan pakaiannya kembali di dalam kamar mandi.

"Saat di kamar mandi, tiba-tiba David  minta izin keluar kamar dengan alasan ingin
mengobrol dengan teman saya," ujar Wartiah di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, Jumat
(18/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat keluar dari kamar mandi dan kembali ke dalam kamar, Wartiah mendapati kedua handphonenya telah hilang. "Spontan saya langsung keluar dan meneriaki David," kata wanita yang baru dua bulan bekerja di Rawa Malang ini.

Mendengar teriakan Wartiah, warga yang tidak berada jauh di lokasi, langsung
ramai-ramai mengejar David dan kemudian memukuli David. Tidak terima dipukuli, David kemudian berteriak bahwa dirinya adalah seorang polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya.

"Saya terpaksa mengaku sebagai anggota polisi Polda Metro Jaya, sebab orang yang
mengejar saya sangat banyak. Maksudnya supaya mereka takut sama saya," ujar David
dengan muka lebam.

Menurut David, dirinya juga mengaku sebagai polisi untuk mencuri telepon genggam, karena ingin membeli obat untuk anaknya yang sedang sakit. Saat diperiksa, David mengaku sebagai petugas keamanan sebuah perusahaan farmasi di daerah Cikarang, Jawa Barat. David mengaku, dirinya sering datang ke lokalisasi Rawa Malang itu dalam tiga bulan terakhir.

Beberapa barang bukti telah diamankan polisi, seperti satu unit telepon genggam merk Nexian seharga Rp 400 ribu dan telepon genggam merk Nokia 2730 seharga Rp 1,2 juta.

(fiq/vit)


Berita Terkait