"Ada paket yang ditujukan ke rumah di Jalan Kencana Permai VIII (sebelumnya ditulis Jl Metro Kencana V, versi lain Jl Kencana Permai VII-red). Paket ini masih dititipkan di pos satpam. Ada dua paket, paket yang pertama sudah diledakkan," kata petugas satpam di kawasan tersebut, Jumat (18/3/2011).
Sekitar pukul 08.30 WIB, terdengar suara ledakan, tidak jauh dari pos satpam tersebut. Satpam menengarai, paket kedua yang semula siap untuk diledakkan telah diledakkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Jaksel Gatot Kombes Pol Gatot Eddi, saat dihubungi detikcom, Jumat (18/3/2011) mengatakan, kedua buah paket tersebut diterima oleh Indra, penghuni rumah, pada hari Senin (14/3). Paket itu ditujukan kepada Aditya, anak Indra, seorang pegawai Citibank yang sedang bertugas di Shanghai.
Namun, paket mencurigakan tersebut baru dilaporkan ke polisi pagi ini setelah disimpan beberapa hari. Keluarga memanggil polisi menyusul maraknya bom buku belakangan ini. "Iya, pagi ini dilaporkan," kata Gatot. Dia menyatakan, paket pertama yang diledakkan tidak mengandung unsur bom.
(vit/nrl)










































