Sebelumnya, Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan mengatakan, pembangunan 2 pembangkit nuklir, yaitu di pantai Mediterania dan Laut Hitam tidak terpangaruh oleh bencana di Jepang. Saat ini, Turki sedang berdiskusi dengan Tokyo Electric Power Co dan Toshiba selaku rekanan.
Turki adalah negara yang dilalui patahan lempeng. Gempa kecil hingga menengah sering terjadi di negara tersebut. Dua gempa besar sempat terjadi di Turki pada tahun 1999 dan menewaskan lebih dari 20.000 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di negara yang rawan gempa seperti Turki ini, Anda tidak dapat meluncurkan industri tenaga nuklir," lanjut dia.
Kompleks PLTN di Fukushima, Jepang, terkoyak oleh 4 ledakan pasca gempa 9,0 SR dan tsunami yang melanda Jepang, Jumat 11 Maret lalu. Para ahli nuklir memperingatkan, kecelakaan nuklir Jepang bisa melebihi bencana serupa di Chernobyl tahun 1986. Saat itu, awan radiasi menyebar ke seluruh eropa.
"Terlepas dari bahaya gempa bumi, teknologi nuklir itu sendiri adalah resiko paling utama," kata Ozesmi.
(irw/irw)











































