Kemenkum DKI: Tak Mungkin Setan Bawa Laptop ke Penjara

Kemenkum DKI: Tak Mungkin Setan Bawa Laptop ke Penjara

- detikNews
Kamis, 17 Mar 2011 22:38 WIB
Jakarta - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum DKI Jakarta Sihabudin menyatakan tidak akan pandang bulu terkait pengungkapan penggerak distribusi ekstasi dari balik Rutan Salemba. Dia mensinyalir ada pihak tertentu yang membantu menyelundupkan laptop dan HP bagi napi E.

"Laptop bisa masuk ke dalam rutan karena ada orang yang membawanya. Tidak mungkin setan yang bawa," kata Sihabudin saat dihubungi wartawan, Kamis (17/3/2011).

Dia mengatakan, saat ini pemeriksaan terkait kasus tersebut masih dalam penanganan Badan Narkotika Nasional (BNN). Pihaknya mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan dari BNN untuk melangkah ke pemeriksaan internal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BNN masih mendalami temuan kemarin," ujarnya.

E, imbuh Sihabudin, leluasa berkomunikasi dengan dunia luar penjara untuk mengatur distribusi narkoba. Bukan hanya HP, napi yang juga terjerat kasus serupa itu juga menggunakan fasilitas laptop dan modem di dalam penjara.

"Ada data transaksi dari laptop yang menjadi barang bukti," terang Sihabudin.

Disinggung mengenai petugas yang terindikasi terlibat dengan kasus E, Sihabudin mengaku hal tersebut masih terus didalami BNN. "Kalau nanti ada yang terlibat saya akan sikat, enggak ada ampun," tegasnya.

Rabu kemarin, BNN membongkar jaringan peredaran ekstasi yang dikendalikan seorang napi Rutan Salemba berinisial E. Sang napi juga diketahui tidak sekadar mengendalikan distribusi pil haram, dia juga merupakan pemilik modal pabrik ekstasi rumahan di Dadap, Tangerang.

(ahy/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini