Kampanye di Surabaya
Massa Mega Pelanggar Pertama
Selasa, 01 Jun 2004 13:59 WIB
Surabaya -
Hari pertama kampanye di Surabaya diwarnai pelanggaran pemasangan spanduk di tujuh jalan protokol. Tulisan spanduk kebanyakan memberikan dukungan kepada duet Mega-Hasyim. Namun belum diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut. Hal ini dikemukakan anggota Pokja Panwaslu Surabaya, Mahmud Suharmono, kepada wartawan saat memantau situasi kampanye. "Pemasangan spanduk yang mendukung Mega-Hasyim sudah dikategorikan pelanggaran, apalagi yang memasang bukan tim resmi yang terdaftar di KPU," kata Mahmud, di Surabaya, Selasa (1/6/2004).Pada hari pertama kampanye, dukungan pada duet Mega-Hasyim paling menonjol. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya tim yang diturunkan dan jumlah spanduk yang menghiasi jalan-jalan di sepanjang kota Surabaya. Spanduk dukungan itu antara dari PRRT (Perjuanagn Rakyat Untuk Reformasi Total) dan GPPNU (Gerakan Pemuda Pelajar NU).Gadis-gadis kece sengaja disiapkan untuk membagi-bagikan selebaran pada penumpang yang berada di Terminal Joyoboyo. Namun pembagian selebaran yang bertuliskan platform Mega-Hasyim itu disambut dengan teriakan meledek. Salah seorang penumpang berteriak, "Mana duitnya...kita tidak butuh kertas, tapi butuh sembako," kata seorang penumpang. Meski meledek, para penumpang itu tetap menerima selebaran kertas dan membacanya.Dalam pembagian selebaran itu, tampak Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Nanang Budi dan mantan Ketua PRD Jatim Mohammad Soleh. Berkaitan dengan pelanggaran pemasangan spanduk di jalan-jalan protokol seperti Jl. Jend. Sudirman, Jl.Yos Sudarso, Jl.Raya Darmo, yang diwarnai spanduk Mega-Hasyim. Pihak KPUD, Panwaslu Surabaya dan Kepolisian akan melakukan koordinasi untuk menentukan dan mencari siapa yang memasang spanduk tersebut.Jika yang memasang salah satu tim sukses Mega-Hasyim, maka wewenangnya ada di tangan KPUD dan Panwaslu Surabaya. Namun jika dari masyarakat, maka kewenangan ada di pihak kepolisian.
(dsb/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































