"Sedang terus diteliti kasusnya," kata Agus di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2011).
Agus menambahkan, seandainya benar terbukti Charles tewas karena penganiayaan, pelakunya akan dihukum. "Kalau terbukti, pasti nanti diberikan sanksinya," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat ada upaya untuk melakukan klarifikasi dari pihak TNI. Namun saat didatangi ke rumah, para pelaku pengeroyokan ini melarikan diri. Hanya ada orang tua para pelaku.
Untuk menyelesaikan masalah ini, Charles Mali diantar orang tuanya ke markas Yonif 744 pada Minggu (13/3/2011). Namun beberapa oknum TNI yang emosi malah menganiaya pemuda tersebut. Charles akhirnya tewas. Ibu Charles, Modesta Dau merasa sangat bersalah, sehingga akhirnya meninggal karena shock.
(ndr/fay)










































