"Ini adalah kemenangan masyarakat Tapanuli Tengah," kata Bonaran kepada detikcom, Kamis (17/3/2011).
Sama seperti hasil quick count tim sukses Bonaran, hasil yang dicapai pasangan ini mendapat suara sebanyak 61 persen. Pemilukada ini sendiri dilakukan 12 Maret lalu.
Bonaran menampik jika popularitasnya meningkat karena ia pernah memegang Anggodo dalam kasus yang menyedot perhatian publik, Cicak vs Buaya. Bonaran juga disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus kriminalisasi KPK.
"Bukan karena itu, nggak lah, saya menang karena saya putra daerah sini," pungkasnya.
Pemilukada ini diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Bonaran-Sukran Tanjung, Dinariyana Samosir-Hikmala Raya Harahap, serta satu pasangan calon yang berasal dari Independen.
(mok/lrn)











































