"Inisialnya O berperan sebagai kurir, oknum anggota TNI tersebut berasal dari satuan Dinas Kesehatan Kostrad," kata Direktur Pemberantasan Narkotika Alami Badan Narkotika Nasional (BNN), Benny J Mamoto kepada wartawan, di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (17/3).
Saat ini BNN bekerjasama dengan POM AD masih mendalami keterlibatan lebih jauh dari O yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. Disinggung pangkat yang disandang O, Benny enggan menuturkannnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, O dicokok anggota BNN saat bersama Y di Apartemen Kelapa Gading Nias, Jakarta Utara, Rabu (17/3). Saat itu, keduanya baru selesai mengambil paket ekstasi milik narapidana E yang mendekam di Rutan Salemba yang tak lain adalah kekasih Y.
Dari keduanya, anggota menangkap 20 ribu pil ekstasi dan 5 ribu pil Happy Five. Selain menangkap itu ikut pula ditangkap A dan F di sebuah apartemen di Pademangan, Jakarta Utara, yang juga menjadi target BNN. petugas mendapati 1000 pil Happy Five yang disimpan di dalam box motor dan 300 ekstasi dalam kipas angin.
(ahy/ndr)










































