"Iya benar ancaman bom kemarin sore sekitar pukul 16.30," ujar Rusdi, staf di bagian darurat, kepada detikcom, Kamis (17/3/2011).
Menurut Rusdi, Tim Gegana menyisir kantor perusahaan yang terletak di belakang Mal Plaza Senayan, Jakarta itu sejak kemarin dan dilanjutkan pagi tadi. Namun dalam penyisiran itu, Tim Gegana tidak menemukan barang-barang mencurigakan.
Meski demikian, lanjut Rusdi, manajemen kantor telah meliburkan seluruh karyawannya hari ini. Hanya karyawan di bagian darurat yang tetap harus masuk kantor.
Rusdi mengaku tidak terlalu tahu ancaman bom dalam bentuk apa dikirimkan. Namun dia mengetahui adanya ancaman bom itu dari manajemen kantor Chevron yang dikirim melalui faks.
(nik/asy)











































