Gempa dan Tsunami, Ribuan Wisman Jepang Batal ke Bali

Gempa dan Tsunami, Ribuan Wisman Jepang Batal ke Bali

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2011 18:22 WIB
Gempa dan Tsunami, Ribuan Wisman Jepang Batal ke Bali
Denpasar - Gempa dan tsunami di Jepang berdampak buruk bagi pariwisata Bali. Ribuan wisatawan asal Jepang membatalkan liburannya ke Bali.

Sejak gempa dan tsunami, tercatat sebanyak 38 hotel di Bali yang mengalami pembatalan kunjungan wisatawan asal Jepang. Total ada 1.298 kamar yang dibatalkan pemesanannya.
 
"Terdapat 1.298 kamar yang sudah dibatalkan," kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Perry Markus, Rabu (16/3/2011).

Perry mengatakan jumlah pembatalan kunjungan wisatawan Jepang akan terus bertambah setiap hari. Disebutkan, masih banyak hotel yang belum melaporkan pembatalan tersebut.

Pembatalan kunjungan wisatawan asal Jepang juga mengancam sektor restoran yang segmennya wisatawan asal negeri Sakura itu. "Kami juga memikirkan dampak di sektor usaha restoran," kata Perry.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Bali Aloysius Purwa mengaku telah menerima banyak laporan pembatalan calon wisatawan Jepang.

Diperkirakan, dampak dari bencana gempa dan tsunami akan menyebabkan jumlah kunjungan wisatawan Jepang akan turun mencapai 150 ribu orang atau sekitar 30%. Hal ini akan berpotensi menyebabkan kerugian sekitar USD 400 juta. Biro perjalanan, hotel dan restoran mulai mengalihkan marketnya agar tidak gulung tikar.

"Dampaknya mungkin selama dua hingga tiga tahun," ujar Purwa.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah kunjungan wisatawan Jepang pada 2010 sebanyak 245.040 orang. Pada Januari 2011, wisatawan Jepang yang berlibur ke Bali sebanyak 16.747 orang.

(gds/fay)


Berita Terkait