"Solusi efektifnya ya social punishment. Terorisme bisa ditangani kalau masyarakat sudah muak. Kan ada polisi yang tangannya putus, keluarganya terimbas, itu kalau dikumpulkan ada ribuan orang. Ini yang akan menggerakkan memerangi terorisme," terang pengamat intelijen, Mardigu Wowiek Prasantyo.
Hal itu disampaikan usai Dialog Kenegaraan bertajuk 'Informasi Negara vs Informasi Publik Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Pusat dan Negara', di gedung DPD RI, Senayan, Rabu (16/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mardigu menduga, akar masalah terorisme karena kesejahteraan masyarakat yang tak kunjung berubah. Jika ekonomi membaik, terorisme diyakini tidak akan ada.
"Common sorrow harus menjadi common happiness, jadi semua orang harus senang bareng," terang Mardigu.
(feb/gun)











































