"Lebih baik dalam bentuk dana, itu paling mudah bagi kita untuk mengaturnya. Kalau dalam bentuk makanan di sana berbeda," kata Ketua PMI Jusuf Kalla dalam acara donor darah di Senayan City, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2011).
Mantan wakil presiden ini juga mengatakan, pengiriman relawan ke Jepang cukup menyulitkan. Hal ini disebabkan adanya bahaya radiasi sehingga membutuhkan peralatan yang lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalla belum bisa memastikan kapan bantuan itu akan dikirim karena pemerintah Jepang sendiri belum membuka bantuan asing. "Kita terus menyiapkan bantuan. Tapi pemerintah Jepang sendiri belum buka," katanya.
Gempa dahsyat 9 SR menyebabkan tsunami di Jepang. Jumlah korban gempa diperkirakan mencapai 10 ribu orang hanya di Prefektur Miyagi saja. Musibah terbaru yang dihadapi Jepang adalah kebocoran reaktor PLTN.
(nal/nrl)











































