"Hanya Jepang yang terganggu sebentar, karena sibuk gempa," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2011).
Menurut dia, kunjungan turis Jepang mencapai 400 ribu orang per tahun dalam kondisi normal. Namun, kata Jero, kunjungan turis Jepang menurun setelah terkena bencana gempa dan tsunami.
"Hanya 10 persen paling. Berarti hanya 40 ribu tidak akan banyak," ujarnya.
Jero memprediksi kondisi ini akan berlangsung selama 6 bulan. "Paling lama 6 bulan nanti sudah tenang," kata politisi Demokrat ini.
Ia menegaskan, tidak ada revisi target wisatawan asing untuk tahun 2011 ini. "Karena walaupun Jepang berkurang, di tempat lain akan bertambah. Target 7,7 juta orang. Tahun lalu, 7 juta. Naik 7 persen.
Yang tertinggi Malaysia hampir 1,3 juta," papar dia.
(aan/fay)











































