Menhan: Belum Bisa Dipastikan Politik Jadi Motif Teror Bom

Menhan: Belum Bisa Dipastikan Politik Jadi Motif Teror Bom

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2011 11:47 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro belum bisa mengambil kesimpulan pelaku teror bom melakukan aksinya karena motif politik. Polisi masih menyelidiki latar belakang aksi teror bom ini.

"Saya kira belum bisa dikatakan motifnya sekarang. Belum bisa dikatakan motif akar permasalahannya dan terburu-buru kalau dikatakan apakah ini motifnya politik atau balas dendam dan sebagainya," kata Purnomo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2011).

Purnomo belum juga bisa memastikan apakah benar pelaku teror ini berniat untuk membunuh orang yang menerima paket. Jajaran Kemenhan pun siap memback-up Polri bila dibutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kan belum selesai, tunggu saja penjelasan Polri kami sepanjang diminta bantuan kami akan membantu," tuturnya.

Serangkaian teror bom berupa paket buku menimbulkan ketakutan masyarakat. Paket pertama dikirimkan pelaku ke politikus Partai Demokrat, Ulil Abshar Adalla di kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), Jl Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.00 WIB pada Selasa (15/3) lalu.

Di kantor itu, bom meledak dan melukai 3 orang yakni Kasat Reskrim Polres Jaktim Kompol Dodi Rahmawan, Satpam KBR 68H Mulyana dan seorang sekuriti lainnya.

Hanya berselang beberapa jam saja, kantor Badan Narkotika Nasaional (BNN) di Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, juga menerima paket serupa. Paket itu ditujukan untuk Kepala BNN Komjen Gories Mere. Bom di sana berhasil dijinakkan tim Gegana.

Menjelang malam, rumah Ketua Pemuda Pancasila Japto S di Jl Benda, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, juga mendapat kiriman paket yang sama. Bom di sana juga berhasil dijinakkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait