Obama Sangat Khawatir Akan Krisis Nuklir Jepang

Obama Sangat Khawatir Akan Krisis Nuklir Jepang

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2011 09:36 WIB
Obama Sangat Khawatir Akan Krisis Nuklir Jepang
Washington - Jepang tengah dilanda keadaan darurat nuklir menyusul gempa dahsyat dan tsunami di negeri Sakura itu. Presiden Amerika Serikat Barack Obama sangat khawatir akan krisis nuklir yang bisa mengancam nyawa manusia itu. Obama pun bertekad akan lebih memperbaiki keamanan fasilitas-fasilitas nuklir AS.

"Proyek nuklir dirancang untuk tahan terhadap gempa bumi tingkat tertentu, namun meski begitu, tak ada yang benar-benar aman dari kegagalan, tak ada yang sama sekali tak bisa rusak," ujar Obama dalam wawancara dengan stasiun televisi CBS.

"Jadi tiap kali peristiwa seperti ini terjadi, saya pikir sangat penting bagi kita untuk meninjau bagaimana kita bisa semakin memperbaiki keamanan dan kinerja pembangkit-pembangkit ini," imbuh Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah AS sejauh ini tidak berencana untuk melakukan moratorium nuklir menyusul krisis nuklir di PLTN Fukushima, Jepang yang telah beberapa kali meledak menyusul gempa dan tsunami pada 11 Maret lalu.

Obama mengaku tidak khawatir jika radiasi bisa mencapai pantai-pantai AS. Sebab jika itupun terjadi maka levelnya akan rendah sekali begitu mencapai wilayah AS.

Namun ditekankan Obama: "Saya sangat khawatir akan dampak radiasi di Jepang... hati kami untuk rakyat Jepang. Mereka dihadapkan pada tiga pukulan: gempa, tsunami dan kini kecelakaan nuklir."

Obama pun berjanji akan memberikan semua dukungan yang bisa diberikan untuk Jepang sebagai salah satu sekutu dan teman terdekat AS.

(ita/nrl)


Berita Terkait