Sweeping Senjata Digelar Lagi di Ambon
Senin, 31 Mei 2004 14:54 WIB
Ambon - Senin (31/5/2004) pukul 14.30 Wita, sweeping senjata kembali dilakukan di Ambon. Penyisiran itu dilakukan aparat gabungan yang terdiri dari tim Polda Maluku, Kostrad 413 Solo dan Polisi Militer (Pom) yang berlangsung di ruas Jalan Kolonel Pieters, persimpangan Jalan AY.Patty, Sultan Chairun, Jl Slamet Riyadi dan Jl. Pattimura.Beberapa warga yang sempat ditemui detikcom saat aksi sweeping berlangsung menyatakan dukungannya terhadap langkah antisipatif aparat keamanan tersebut. "Kami mendukung sekali sweeping ini. Kalau boleh bukan cuma di sini, di semua tempat harus dilakukan," ujar Philipus Pattipeilohy (27), warga kelurahan Benteng.Hal yang sama dituturkan Ny.Aminah Marasabessy, warga Desa Batu Merah. Menurutnya, langkah sigap aparat keamanan patut didukung semua elemen masyarakat. "Saya mendukung sekali sikap ini. Ini berarti aparat keamanan melakukan langkah antisipasi atas perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tandasnya.Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Leonidas Braskan, siang ini kepada detikcom via handpone menjelaskan, penyisiran itu merupakan komitmen terhadap hasil rapat maraton tujuh jam yang dilakukan pihak aparat keamanan, Komisi I DPRD Maluku dan sejumlah Muspida, beberapa waktu lalu."Kami akan terus melakukan aksi ini. Dan bukan saja pada kendaraan bermotor atau mobil, tapi juga pada beberapa titik yang telah kami sepakati dalam pertemuan tertutup akan dilakukan," tuturnya.Ditanya titik-titik mana saja, Leonidas enggan mengomentarinya. "Nanti sajalah Anda lihat. Yang pasti akan terus berlanjut,"tukasnya.Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan satu pun senjata dari tangan warga. Sementara itu, kondisi warga kota Ambon akhir-akhir ini kembali dihantui rasa takut berlebihan menyusul aksi-aksi teror bom yang dilakukan orang-orang yang tak bertanggung jawab. Bahkan hingga kini aktor di balik bom Ambon juga belum ditemukan.
(nrl/)











































