Atasi Macet DKI Butuh Pemimpin Keras, Nekat dan 'Sedikit Gila'

Atasi Macet DKI Butuh Pemimpin Keras, Nekat dan 'Sedikit Gila'

- detikNews
Rabu, 16 Mar 2011 06:03 WIB
Atasi Macet DKI Butuh Pemimpin Keras, Nekat dan Sedikit Gila
Jakarta - Warga ibukota akan segera memilih gubernur dan wakilnya pada 2012 mendatang. Beberapa nama calon gubernur pun disebut-sebut akan meramaikan bursa DKI I ini. Lalu figur seperti apa yang pantas menjadi Gubernur di Ibukota Jakarta?

Menurut pengamat transportasi Universitas Indonesia (UI) Alvin Syah, DKI butuh figur pemimpin yang keras nekat dan sedikit gila. Apa maksudnya?

"Gubernur mendatang seharusnya keras dalam menerapkan kebijakan. Nekad tetapi sesuai aturan dan sedikit gila, artinya kebijakannya harus berani tidak perlu memikirkan pencitraan," ujar Alvin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (15/3/2011) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Alvin, berkaca dari mantan Gubernur DKI Ali Sadikin yang memiliki sifat tegas dan keras dan sedikit nekat terbukti mampu membangun Jakarta. Figur gubernur DKI mendatang juga diharapkan meniru gaya bang Ali itu.

"Kalau sekarangkan pejabat tidak bisa seenaknya membuat kebijakan, makanya harus sedikit gila. Dalam artianya tegas keras tetapi tidak melanggar aturan, tidak sekadar pencitraan. Itu kuncinya," terang Alvin.

Kebijakan Gubernur DKI mendatang, menurut Alvin juga harus bisa mengintegrasikan Jakarta dengan daerah penyangga seperti Depok, Bogor, Bekasi dan Tangerang. Tanpa itu, banjir dan macet masih akan menghantui Ibukota.

"Kalau menangani macet dan banjir hanya di Jakarta, maka tidak akan selesai masalahnya. Banjir itu juga harus dipikirkan sejak di hulu sana, dalam hal ini Bogor dan Depok. Soal transportasi juga demikian, yang membuat macetkan adanya mobilisasi daerah penyanggah, ini harus dipikirkan juga," terangnya.

Menjelang Pilkada tahun 2012 ini, sejumlah nama calon gubernur dari parpol-parpol mulai beredar di masyarakat. DPD Partai Demokrat (PD) DKI Jakarta sepakat mengusung satu calon tunggal Nachrowi Ramli dalam Pemilukada 2012. Sedangkan dari Partai Golkar hingga saat ini sudah ada tiga nama yang disebut-sebut akan meramaikan Pilgub tersebut. Mereka adalah Prya Ramadhani, yang juga besan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Tantowi Yahya dan Aziz Syamsuddin.

PDIP dan PKS sendiri hingga kini belum berani mengusung figur yang akan didukung maju menduduki kursi DKI I. Sedangkan calon incumbent, Fauzi Bowo dan Prijanto sampai saat ini juga belum mendapatkan kendaraan politik. Senator asal Jakarta Djan Farid juga disebut akan diusung oleh PPP dalam bursa pemilihan Gubernur DKI mendatang.
(her/fjp)


Berita Terkait