KPUD Jakarta Larang Pasang Atribut Capres di Jalan Protokol
Senin, 31 Mei 2004 14:57 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta melarang atribut capres dipasang di tempat pendidikan, tempat peribadatan dan jalan protokol karena tidak ada pemilihnya dan merusak keindahan kota."Untuk pemasangan atribut boleh di mana-mana, silakan pasang di mana pun kecuali di tempat pendidikan, tempat peribadatan, jalan protokol termasuk jalan Sumantri Brojonegoro, Imam Bonjol dan Gatot Soebroto. Karena hasil survai KPU, tidak ada pemilihnya dan merusak keindahan kota," kata Ketua KPUD DKI Jakarta Muhamad Taufik disela-sela silahturahmi KPUD DKI Jakarta, Panwaslu, Kapolda Metro Jaya dan 5 tim kampanye capres-cawapres di gedung Biro Operasi, Polda Metro Jaya, Jl.Sudirman, Jakarta, Senin (31/5/2004).Dikatakan Taufik, setelah acara penandatanganan prasasti oleh capres-cawapres di Monas, Selasa (1/6/2004) besok, seluruh tim kampanye akan dilepas untuk berkarnaval dengan maksimal masing-masing pasangan 10 mobil hias pada Selasa besok.Karnaval akan melewati Jalan Thamrin, Sudirman, Semanggi, dan akan berpencar ke sekretariat tim kampanye kabupaten/kota. "Jadi kesepakatannya sekarang kampanye harus lebih tertib dari kampanye legislatif. Jakarta harus aman," ujar Taufik."Peraturan lalu lintas tetap berjalan, tidak ada peserta kampanye yang naik truk dan semua tim kampanye harus bertanggung jawab pada ketertiban massanya," kata dia.Lebih lanjut, kata Taufik, kampanye capres-cawapres PPP Hamzah Haz dan Agum Gumelar dijadwalkan akan berlangsung di eks Bandara Kemayoran, Selasa (8/6/2004). "Karena di Gelora Bung Karno pada 8 Juni digunakan untuk pra piala dunia," ujar Taufik. Selanjutnya, Wiranto-Gus Solah 13 Juni, Megawati-Hasyim 20 Juni, Amien Rais-Siswono 26 Juni dan terakhir SBY-Kalla 27 Juni.NetralKapolda Metro Jaya Irjen Pol Makbul Padmanegara mengatakan polisi akan bersikap netral terhadap capres-cawapres. "Kita berkomitmen dalam pilres siap melayani kegiatan kampanye dengan netralitas penuh terhadap semua capres dan cawapres. Siapa pun yang melanggar lalu lintas akan ditilang," ujar Kapolda."Kami juga optimis kampanye pilpres lebih baik, jadi silakan masyarakat melakukan kegiatan seperti biasa. Acara pernikahan, sunatan, jangan terhalang kampanye. Pekran Raya Jakarta dan Piala dunia juga tetap berlangsung," imbuhnya.
(aan/)











































