Pukul 17.30 WIB, ketika jam kantor telah habis, di kantor BNN tersiar kabar bahwa di kantor tersebut terdapat bom yang bentuknya berupa buku di salah satu lantai di gedung tersebut. Lantas petugas menghubungi tim Gegana dari Mabes Polri.
Pukul 20.00 WIB tim Gegana datang kantor BNN, lalu segera melakukan pengecekan dan persiapan. Tim Gegana kemudian menditeksi bom tersebut.
Pukul 21.05 WIB, petugas kemudian meledakkan bom di basemen Kantor BNN. Setelah sebelumnya mengamankan lokasi.Β
"Diledakkannya di lantai basemen, ya tadi sempat terdengar suaranya," tutur salah seorang pegawai BNN yang menolak disebutkan namanya, Selasa (15/3/2011) malam.
Pukul 22.00, proses peledakan bom tersebut telah selesai sepenuhnya. Hal ini diakui langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar.
"Sebelum pukul 22.00 sudah diledakkan, dan sudah selesai," tutur Baharudin kepada wartawan di lokasi.
Lantas, datang pula Tim Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System (Inafis) untuk menyisir kantor BNN. Tim Inafis Mabes Polri ini datang dalam dua gelombang. Tim terakhir meninggalkan lokasi pukul 22.45 WIB.
(fjp/her)











































