"Mengenai peristiwa ini saya kira ini bisa dikatakan mengarah pada pembunuhan karater terhadap diri saya, yang saat ini mulai terjun ke dunia politik. Mungkin terkait juga dengan advokasi atau aktifitas saya dalam berbagai kegiatan menyuarakan pluralisme, tapi kita merasa ada nuansa politik yang juga kental di sini," ujar Ulil usai membesuk korban ledakan di RSCM Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (15/03/11) malam.
Meski demikian Ulil tidak dapat menyebutkan kelompok politik mana yang melancarkan serangan ini. Ia hanya menaruh kecurigaan pada peristiwa yang mengagetkan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait teror bom tersebut, Ulil mengaku tidak akan membuatnya takut, aktifis JIL ini mengaku belum membutuhkan perlindungan.
"Saya belum berpikir ke arah situ (minta perlindungan). Yang pasti saya akan lebih berhati-hati," katanya.
Atas adanya korban dalam insiden yang sebenarnya ditujukan kepada dirinya itu, Ulil segera mengucapkan rasa duka kepada korban dan keluarganya. Ia pun meminta polisi segera mengusut dan menemukan pelakunya.
"Saya berbela sungkawa dan menyampaikan simpati yang mendalam kepada korban. Saya merasa sedih sekali," imbuhnya.
(adi/her)











































