Hal ini disampaikan oleh Konselor Jepang di Makassar, Nomura Noboru yang ditemui detikcom di sela aksi solidaritas mahasiswa Sastra Jepang Unhas di depan kantornya, di Jl Mongisidi, Makassar, Selasa (15/3/2011).
Menurut Nomura, seluruh warga Jepang yang berada di Makassar, tidak memiliki keluarga yang menjadi korban tsunami. Mereka berprinsip, beramai-ramai mudik ke Jepang akan menambah beban pemerintah Jepang yang sedang dilanda musibah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nomura menambahkan, rata-rata warganya di Makassar berprofesi di bidang pendidikan dan bisnis. Terkait bencana Tsunami ini juga, pihaknya tidak memutus kerjasama yang sudah dibangun sebelumnya dengan pihak Indonesia, seperti pembangunan Kampus Teknik Unhas dan pembangunan Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
(mna/ndr)











































