Ketum Ansor: Teror Bom untuk Ulil Tindakan Pengecut

Ketum Ansor: Teror Bom untuk Ulil Tindakan Pengecut

- detikNews
Selasa, 15 Mar 2011 19:37 WIB
Jakarta - Banyak pihak mengutuk aksi teror bom yang ditujukan kepada tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla. Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid juga mengutuk dan menilai tindakan teror bom itu sebagai tindakan pengecut.

"Kami mengutuk ledakan bom di kantor KBR 68H dan meminta Polri segera mengusut pelaku dan membongkar motif di balik kejadian tersebut," kata Nusron dalam email ke redaksi detikcom, Selasa (15/3/2011). JIL selama ini berkantor di Komunitas Utan Kayu ini yang berada di Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, yang juga merupakan tempat KBR 68H berkantor.

Menurut Nusron, teror bom merupakan tindakan pengecut dan tidak bertanggung jawab, yang tidak pantas dilakukan umat manusia atas nama dan dalih apa pun. "Ini menambah catatan panjang perilaku kekerasan dan anarkisme di era SBY dan sudah saatnya dihentikan," tegas kader NU yang saat ini menjabat anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah saatnya, lanjut Nusron, pemerintah harus mampu menyakinkan kepada publik dalam memberikan rasa aman dalam hidup bernegara. "Kami minta dalam waktu singkat tunjukkan ke publik bahwa kita aman dari ancaman kekerasan," ujar Nusron.

Sebuah paket berisi buku dan surat dikirimkan untuk Ulil dan diterima kantor KBR 68H siang tadi. Paket itu mencurigakan, karena terdeteksi oleh pendeteksi logam. Saat Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan mencoba untuk menjinakkannya, paket itu meledak. Enam orang terluka, termasuk Dodi. Kini, enam korban dirawat di RSCM dan RS Kramat Jati.

(asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads