"Yang menerima paket pertama kali Anisa biasa dipanggil Icha. Dia kerja menjadi resepsionis KBR baru 2 hari," kata seorang office boy (OB) di kantor ISAI, yang satu kompleks dengan JIL dan KBR 68 H, Jl Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011).
Paket untuk Ulil diterima Icha pukul 10.00 WIB. Pukul 13.30, paket diserahkan kepada juru bicara Komunitas Utan Kayu, Saidiman (30). Saidiman yang pertama kali mengetahui adanya bom dalam paket itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang sekarang nyari rumahnya Icha," katanya. Keterangan Icha sangat penting karena dia diduga orang yang menerima seluruh kiriman dari luar kantor. Icha diharapkan mampu mengenal kurir yang membawa paket untuk Ulil yang ternyata bom.
Pengamatan detikcom, Icha tidak berada di kursinya saat paket bom meledak pukul 16.05 WIB. Tidak ada satu pun orang yang ada di meja resepsionis saat itu. Semuanya tersedot menyaksikan heboh bom meledak di halaman kantor JIL.
(aan/nrl)










































