Supeno yang baru pulang dari rumah anak sulungnya di Ancol, Selasa (15/3/2011) pagi tadi, turun dari Bus Transjakarta di kawasan Tebet. Ketika hendak melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Kebayoran Lama, Supeno baru sadar kalau uangnya tersisa Rp 2.000.
Mencari akal agar bisa sampai ke rumah, pria yang berprofesi sebagai tukang pecel ini singgah di masjid yang terletak di Jl Butit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan. Niat jahatnya timbul ketika melihat uang di dalam kotak amal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang mendengar langsung berdatangan. Supeno tidak bisa berkutik. Bogem mentah mendarat telak di wajah dan sekujur tubuhnya. Menghindari amuk warga yang semakin beringas, Supeno langsung di gondol ke Polsek Tebet.
Menurut Kapolsek Tebet Kompol Udik Tanang, saat diperiksa tersangka mengakui semua perbuatannya. "Tersangka mengaku kehabisan ongkos untuk pulang," kata Udik.
Kini Supeno mendekam di dalam tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Tersangka dijerat pasal 362 KUHP," tutup Udik.
(did/lrn)










































