Amien Cari Dukungan UGM, Suvenir Disebar

Amien Cari Dukungan UGM, Suvenir Disebar

- detikNews
Senin, 31 Mei 2004 13:32 WIB
Yogyakarta - Pasangan Capres-Cawapres Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan Siswono Yudo Husodo hadir dalam dialog yang digelar Masyarakat Universitas Gajah Mada (UGM) Peduli Reformasi. Suvenir bergambar Amien dan Siswono pun dibagikan dalam acara itu. Sebanyak 1.000 orang hadir dalam acara yang digelar di gedung Sabha Pramana,UGM, Yogyakarta, Senin (31/5/2004). Turut hadir, mantan rektor UGM Ichlasul Amal dan Dede Yusuf selaku moderator. Spanduk besar bertuliskan 'Sudah Saatnya Presiden dari UGM' dan beberapa poster Amien Rais For President dipasang di depan pintu masuk.Pusat Informasi Amien Rais membagikan sekitar 300 kalender kepada setiap undangan. Sedangkan, stiker bergambar Amien-Siswono dibagikan gratis kepada pengunjung. Petugas kebersihan tampak mengenakan kaos bergambar Amien Rais For President dengan nomor urut 3, bertulisan Masyarakat UGM Peduli Reformasi. "Kaos ini diberi gratis," kata salah seorang petugas.Selain dibagikan, suvenir ala Amien Rais juga dijual di beberapa kios yang didirikan di dalam gedung tersebut. Ada kaos, pin, kalender dan buku-buku. Salah satu buku berjudul Mengapa Kita Memilih Amien Rais, penerbit Simpul kampanye Amien Rais Wilayah Kedu (Simkar) dijual seharga Rp 1200. Suvenir tersebut langsung diserbu pembeli.Dalam dialog, Amien Rais meminta dukungan UGM untuk menjadi capres 2004. "Kalau ITB itu sudah 2 kali alumninya menjadi presiden, yakni Ir Soekarno dan BJ Habibie. Maka kalau UGM tidak marah, gregetan karena belum ada alumninya yang jadi presiden, itu kebangetan," tandas Amien."Sepertinya kok kesempatan saya saat ini sangat bagus, terutama berpasangan dengan Pak Sis," imbuhnya.Soft CampaignAmien menjelaskan acara yang dihadirinya saat ini merupakan soft campaign. Namun, apabila dianggap melanggar aturan kampanye maka panwaslu dipersilakan memeriksanya."Kalau ibaratnya ini seperti toko, maka ada launching dan soft opening. Jadi ini istilahnya seperti soft opening. "Ini adalah soft campaign. Kalau panwas mau menyemprit atau menegur, sempritlah dengan halus atau yang pelan saja. Saya tidak tahu nyemprit yang pelan itu bagaimana," kata Amien Rais menjawab pernyataan dosen UGM, Ahmad Mursidi yang mengingatkan agar acara dialog jangan diartikan sebagai kampanye. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads