Xanana Ambil Alih Kasus Wiranto

Xanana Ambil Alih Kasus Wiranto

- detikNews
Senin, 31 Mei 2004 12:43 WIB
Denpasar - Lobi Presiden Mega pada Presiden Timor Leste Xanana Gusmao pakem juga. Hasilnya, Xanana mengambil alih kasus tuduhan pelanggaran HAM Wiranto yang semula ditangani Serious Crimes Unit (SCU) yang disokong PBB.Kasus Wiranto selanjutnya ditangani oleh Dewan Negara yang dipimpin Xanana. Dewan Negara rencananya akan dibentuk 1-2 bulan mendatang dan beranggotakan Perdana Menteri, Ketua Mahkamah Agung, dan beberapa orang dari Angkatan Bersenjata Timor Leste."Dalam waktu dekat Dewan Negara akan dibentuk. Selanjutnya negara yang memiliki kewenangan mutlak untuk menentukan arah kebijakan politik kami, khususnya menyangkut masalah hukum," kata Jaksa Agung Timor Leste Longuinhos Monteiro, pada wartawan saat mendampingi Xanana Gusmao di VIP Room Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Mereka hendak bertolak ke Timor Leste. Pada Sabtu malam lalu (29/5), Xanana bertemu Wiranto di Denpasar.Monteiro menjelaskan, SCU yang selama ini menangani kasus tuduhan HAM Wiranto akan ditutup sekitar Desember 2004. "Mungkin Desember, kalau tidak ada halangan, akan ditutup," katanya.Apa pemerintah Timor Leste sudah tidak sependapat dengan SCU? "Kami ingin supaya staf intelektual yang bekerja di SCU harus menghargai kebijakan pemerintah, bukan kami yang mengarah kepada kebijakan politik mereka," jawab Monteiro.Bukankah SCU masih sangat serius menangani kasus ini? "Pemerintah Timor Leste jauh lebih serius. Pemerintah Timor Leste tidak ingin memiliki konfrontasi politik dengan pemerinah RI," tegas Monteiro.Jaksa Agung mengaku akan melengkapi berkas-berkas tentang kasus tuduhan pelanggaran HAM Wiranto sebelum diajukan ke pengadilan. "Masih perlu waktu untuk melengkapi dan dalam waktu dekat akan diajukan ke pengadilan negeri. Tapi saat ini saya masih menunggu keputusan Dewan Negara. Jaksa Agung adalah isntitusi negara, jadi kebijakan saya tidak mungkin bertentangan dengan kebijakan negara," papar Monteiro.Kok pemerintah Anda getol membentuk Dewan Negara, bukankah tidak ada jaminan Wiranto akan jadi presiden RI? "Masalahnya bukan Pak Wiranto. Ibu Mega sudah punya komitmen dengan Xanana. Intinya, orientasi kami dengan pemerintah RI siapa pun yang jadi presiden, tidak masalah," demikian Monteiro.Kejaksaan Timor Leste sebelumnya meminta pengadilan setempat mengeluarkan perintah tangkap pada Wiranto karena tuduhan pelanggaran HAM pasca jajak pendapat di Timtim pada 1999. Begitu surat perintah keluar, Jaksa Agung meminta hal itu direvisi. Xanana telah melakukan pertemuan dengan Mega dan Wiranto pada bulan Mei ini guna membahas hal itu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads