Dikira Bom, Sebuah Tas Bikin Panik Warga Kota Ambon
Senin, 31 Mei 2004 12:24 WIB
Ambon - Trauma akibat teror bom, membuat warga kota Ambon memiliki kecurigaan yang berlebihan. Dikira berisi bom, sebuah tas membuat warga Jl. Said Perintah, Ambon, panik.Peristiwa tersebut berawal dari ketika seorang wanita, yang kemudian diketahui bernama Nova Latul, menitipkan sebuah tas besar ke Toko Sahabat, Senin (31/5/2004), pukul 12.30 WIT. Saat menitikan tas yang berwarna oranye itu Nova mengaku akan pergi ke BNI setempat.Pemilik Toko, Ny.Ince mulai curiga ketika setelah sekian lama ditunggu, Nova tidak juga muncul. Dia pun teringat akan maraknya aksi peledakan bom belakangan ini di kota Ambon. Ince kemudian membawa tas tersebut keluar sambil memanggil beberapa orang.Entah bagaimana mulanya, tiba-tiba semua orang yang ada di tempat tersebut yakin bahwa tas itu berisi bom. Mereka berlarian menjauh menghindari tas tersebut. Tak lupa, warga kemudian menghubungi Polres Pulau Ambon.Dalam beberapa menit kemudian, sejumlah personel Polres Ambon tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Penuh sikap waspada, polisi-polisi itu memeriksa tas milik Nova Latul itu dengan seksama. Namun di saat yang sama, si pemilik tas menunjukkan batang hidungnya.Spontan Ince berteriak sambil menunjuk Nova sebagai pemilik tas tersebut. Akibatnya, warga langsung bereaksi dan berniat menghakimi Nova. Beruntung polisi bertindak cepat, wanita itu berhasil diamankan dari amuk massa. Polisi mengamankan Nova ke Mapolda Maluku.Nova memang nyaris celaka akibat kecurigaan masyarakat yang berlebihan. Sebab setelah dibuka, tas tersebut hanya berisi buku, pakaian dan perlengkapan wanita lainnya.
(djo/)











































