Deplu AS juga mengizinkan keberangkatan sukarela para anggota keluarga staf Kedubes AS. Deplu pun menyarankan warga Amerika yang sekarang berada di Bahrain untuk mempertimbangkan pergi dari sana.
Bahrain telah dilanda aksi demo besar-besaran sejak Februari lalu. Pada Senin, 14 Maret, pasukan dari Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya masuk ke Bahrain untuk membantu mengatasi demonstrasi di negeri itu. Pengiriman pasukan asing tersebut guna memenuhi permintaan keluarga kerajaan Bahrain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deplu AS juga mengimbau warga Amerika untuk menghindari semua demonstrasi, bahkan aksi demo damai sekalipun "sebab bisa dengan cepat berubah menjadi rusuh dan warga asing bisa menjadi target gangguan atau lebih buruk lagi."
Pemerintah Saudi telah mengirimkan sekitar 1.000 tentara ke Bahrain. Pengerahan pasukan militer itu dilakukan hanya beberapa hari setelah kedatangan Menteri Pertahanan AS Robert Gates ke Bahrain. Pentagon menyatakan Gates sama sekali tidak diberitahu mengenai pengerahan pasukan Saudi tersebut.
(ita/nrl)











































