Ajukan Kontrak Politik, BEM se- Jabotabek Datangi Hamzah Haz
Senin, 31 Mei 2004 11:35 WIB
Jakarta -
Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabotabek pagi ini, Senin pukul 10.00 WIB, mendatangi Wapres Hamzah Haz di kediaman dinas di Jalan Diponegoro 2, Jakarta Pusat. Mereka mengajukan kontrak politik untuk ditandangani Hamzah Haz selaku calon presiden dari PPP.Sekitar 15 orang perwakilan BEM se-Jabotabek itu harus menunggu satu jam lebih untuk bisa diterima oleh Hamzah. Mereka diterima sekitar pukul 11.15 WIB dan hingga saat ini pertemuan masih berlangsung.Ketua BEM UI Achmad Nur Hidayat, yang berbicara kepada wartawan sebelum diterima Hamzah, menyatakan Hamzah adalah capres pertama yang didatangi. "Ini yang pertama. Setelah ini mungkin kita akan ke Amien Rais. Kita juga berharap bisa ke Wiranto."Lalu ditambahkannya, "Sebelum masa kampanye kita usahakan sudah ditandatangani. Harapan kita semua capres akan menandatangani ini sebagai komitmen bahwa mereka nantinya siapa pun yang terpilih akan memperjuangkan agenda reformasi."Kontrak politik yang diajukan oleh BEM se-Jabotabek berisi tiga butir tuntutan rakyat. Yakni, satu, mengadili Soeharto dan kroninya. Dua, penegakkan supremasi hukum. Tiga, penolakan terhadap militerisme. Empat, penghapusan budaya KKN. Lima, pendidikan, kesehatan murah dan berkualitas. Enam, peningkatkan kesejahteraan petani, buruh, dan nelayan. Dan tujuh, penciptaan kemandirian bangsa dan penegakkan budaya demokrasi yang egaliter.Achmad menambahkan, presiden yang terpilih nantinya akan diberi kesempatan selama satu tahun untuk menjalankan kontrak politik ini. "Kalau mereka terpilih kita kasih satu tahun untuk melakukan tujuh tuntutan ini. Ketika kita temui ada ketidakonsistenan, kita akan akan galang kekuatan untuk menurunkan presiden tersebut."
(gtp/)










































