"Ini bukan travel warning, tetapi semacam advisory. Beda dengan situasi politik yang sebelumnya pernah terjadi di negara-negara lain," kata Menlu Marty Natalegawa usai menggelar pertemuan dengan Presiden SBY dan Asosiasi Pengusaha Jepang Indonesia di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2011).
Marty mengatakan, pemerintah Indonesia menyampaikan kepada setiap warga agar sebelum berkunjung ke Jepang hendaknya berkoordinasi dengan Kemlu, KBRI, dan Kemlu Jepang guna mendapatkan informasi terkini soal Jepang.
"Kita akan mengikuti dan mematuhi standar pengamanan di Jepang, termasuk soal radiasi dari pembangkit tenaga nuklir. Kita akan patuhi dan kita sosialisasikan ke warga negara kita," ujarnya.
Apa travel advisory sudah berlaku? "Sudah ada," jawab Marty.
(aan/nrl)











































