"Saya menduga itu sebuah ajakan persuasif supaya masyarakat bisa kembali ke ajaran yang benar kira-kira seperti itu," kata Suryadharma di sela-sela Mukernas PKB, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (15/3/2011).
Suryadharma menegaskan, tidak benar kalau TNI melakukan pemaksaan. "Jadi, memang TNI selalu memback-up program-program kepolisian. Bukan berarti dia berada di depan lalu mengambil tindakan-tindakan memaksa," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar konflik Ahmadiyah segera selesai, Suryadharma mengusulkan agar pengikutnya kembali ke Islam. Langkah itu menjadi yang terbaik.
"Lalu tokoh-tokoh Islam ikut melakukan pembinaan terhadap mereka. Melakukan dialog untuk membangun saling pengertian. Misalnya mengapa kok timbul masalah yang berkepanjangan dari sejak kedatangan 1925 sampai sekarang, kok masalah itu tetap berlangsung. Jadi, sama-sama kita evaluasilah. Kenapa masyarakat menentang Ahmadiyah. Masyarakat Ahmadiyah juga harus tahu kenapa mereka ditentang," urainya.
Pelarangan Ahmadiyah jelas diatur dalam SKB 3 menteri. "Melarang penyebaran ajaran yang menyerupai agama yang ada. Jadi, silahkan merujuk pada SKB tiga menteri itu," tegasnya.
(mad/ndr)










































