2.000 Lebih Pedagang Klewer Demo di DPRD Solo
Senin, 31 Mei 2004 11:31 WIB
Solo - Lebih dari 2.000 pedagang, tukang parkir, dan mereka yang sehari-hari mengais rejeki di Pasar Klewer, Solo, berdemo di DPRD Kota Solo. Mereka meminta DPRD Solo untuk menyuarakan aspirasi mereka menolak renovasi pasar tekstil itu.Aksi demo digelar di DPRD Solo, Jl.Adisucipto, pukul 09.30 WIB, Senin (31/5/2004). Aksi berakhir 11.00 WIB. Di halaman DPRD, mereka sibuk berorasi. Belasan pendemo lalu mendatangi ruang Ketua DPRD Solo guna menyampaikan aspirasi.Perwakilan pendemo ditemui langsung Ketua DPRD Kota Solo Bambang Mudiarto, sejumlah pimpinan dan anggota Dewan lainnya. Aspirasi pendemo rupanya didukung oleh para wakil rakyat yang juga menyesalkan rencana Walikota Solo yang ingin merenovasi Pasar Klewer menjadi mirip Pasar Mangga Dua di Jakarta.Menurut pedagang, yang terjadi di Pasar Klewer adalah jeleknya penataan, dan bukan pada bentuk bangunan yang buruk. Misalnya, sudah ada 1.900 lebih pedagang resmi yang punya kios. Tapi Pemkot Solo masih juga menampung pedagang liar yang tak punya izin dagang dan dibiarkan berdagang di pinggir jalan/pintu masuk sehingga pasar tampak semrawut.Anggota DPRD Solo Hussein Syifa' (PKB) dan Satrio Hadinegoro (PDIP) menyesalkan Pemkot yang belum apa-apa sudah menggandeng investor. Mereka juga berjanji mendampingi pedagang untuk menyampaikan penolakan pda Walikota.Ketua Badan Perencana Daerah (Bapeda) Kota Solo Masrin Hadi yang juga hadir, mengaku akan menyampaikan aspirasi para pedagang pada Walikota yang saat ini berada di Jakarta. Sebanyak 19 wakil rakyat juga bersedia membubuhkan tanda tangan sebuah dokumen sebagai tanda mendukung aspirasi pedagang,Ketua DPRD dan Ketua Bapeda lalu menemui massa yang memadati halaman dan mengimbau untuk membubarkan diri. Massa bersedia bubar dan melanjutkan aksinya ke rumah dinas Walikota di Jl.Slamet Riyadi. Di situ mereka menggelar spanduk berisi menolak renovasi. Pasar Klewer adalah pasar tekstil terbesar kedua setelah Pasar Tanah Abang di Jakarta.
(nrl/)











































