DKI Targetkan Tiga Rute Feeder Busway Beroperasi Agustus

DKI Targetkan Tiga Rute Feeder Busway Beroperasi Agustus

- detikNews
Selasa, 15 Mar 2011 14:23 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan operasionalisasi bus penghubung atau feeder busway akan mulai beroperasi pada Agustus 2011. Saat ini proyek tersebut dalam tahap pelelangan.

"Kita harapkan bulan Agustus ini, 3 feeder busway itu selesai," ujar Kadishub DKI Udar Pristono usai diskusi bertajuk 'Mengurai Infrastruktur Transportasi Jakarta' di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (15/3/2011).

Untuk tahap awal, feeder ini nantinya akan melayani tiga rute yaitu rute Durikembangan atau Sentra Primer Barat, rute Tanahabang-Balaikota dan Sudirman Center Business Distric (SCBD)-Senayan. Direncanakan, untuk tiga rute ini 15 unit bus feeder yakni siap melayani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang akrab disapa Pris ini, mengatakan, sistem pengoperasian feeder menggunakan integrasi penuh dengan bentuk rute feeder melingkar (looping) untuk memudahkan pengoperasian. Selain itu, disetiap halte titik pemberhentian akan disediakan tangga setinggi 110 sentimeter untuk membantu para penumpang menaiki bus feeder tersebut. Pasalnya, feeder ini dimodifikasi sesuai dengan tinggi halte busway diseluruh koridor

"Rencananya jam operasinya juga sesuai dengan jam operasional bus Transjakarta, mulai pukul 05.00-22.00 setiap hari," jelas Pris.

Feeder busway ini lanjut Pris, dipastikan juga berhenti di halte-halte busway yang merupakan paid area atau kawasan yang sudah dibayarkan, seperti di halte busway Monas, Balaikota, JCC Senayan, Taman Kota dan seterusnya. Karena itu, sistem karcis feeder ini merupakan karcis terusan yang artinya satu karcis bisa digunkan untuk dua moda transportasi yaitu feeder dan busway.

"Jadi, penumpang feeder bisa langsung naik busway, karena sudah membayar karcis terusan seharga Rp 3.500 plus x rupiah untuk feedernya. Jadi karcisnya sudah terintegrasi," jelasnya.

Proses lelang, lanjut Pris, akan dibuka pada April 2011 dan dilaksanakan selama 45 hari. Setelah itu pemenang lelang akan menandatangani kontrak kerja sama, termasuk menyediakan bus dalam waktu tiga bulan.

Bus yang nantinya digunakan berukuran tigaperempat dengan bahan bakar solar yang ramah lingkungan. Kapasitas bus memiliki daya tampung 35 orang, yaitu 20 orang duduk dan 15 berdiri.

โ€œUkurannya memang kecil, supaya bisa masuk ke jalan-jalan kecil. Bus-bus feeder juga bisa memasuki jalur khusus untuk busway di 10 koridor yang ada,โ€ tandasnya.


(lia/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads