"Ada arus PLN yang mati, karena menurut PLN ada tegangan tinggi yang mengalami kerusakan," kata General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Ngurah Rai, Purwanto kepada detikcom melalui telepon, Selasa (15/3/2011).
Β
Listrik PLN padam sekitar pukul 11.15 Wita. Pemadaman tersebut berdampak pada tiga sistem operasional bandara. Sistem pertama adalah fasilitas keselamatan penerbangan, seperti lampu landasan, alat bantu pendaratan. Kedua, sistem gedung operasi dan ketiga sistem terminal.
Sistem operasi keselamatan penerbangan dan gedung operasi itu dibantu oleh genset dan baterai, sedangkan sistem terminal hanya dibantu oleh genset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, padamnya listrik PLN menyebabkan sistem terminal mengalami gangguan. "Hal yang terjadi, sistem terminal beroperasi tidak sempurna. Listrik hidup mati, hidup mati. Ini bahaya," kata Purwanto.
Akibatnya, lampu penerangan terminal padam selama 30 menit, terminal gelap selama 30 menit, AC mati, security gate tidak berfungsi, eskalator mati. "Kondisi kembali normal setelah kita menghidupkan genset secara manual," kata Purwanto.
(gds/fay)











































