Eropa Hentikan Sementara Program Nuklir

Krisis Nuklir Jepang

Eropa Hentikan Sementara Program Nuklir

- detikNews
Selasa, 15 Mar 2011 12:53 WIB
Eropa Hentikan Sementara Program Nuklir
Berlin - Krisis nuklir yang terjadi di Jepang mendorong negara-negara Eropa untuk meninjau ulang program nuklir mereka. Bahkan pemerintah Jerman dan Swiss memutuskan untuk menghentikan sementara program energi nuklir mereka.

Pemerintah Swiss menghentikan sementara rencana untuk membangun dan memperbarui pembangkit-pembangkit listrik bertenaga nuklir (PLTN) sampai para pemeriksa meninjau ulang standar keamanan terkait perkembangan situasi di Jepang.

Swiss bergantung pada lima reaktor untuk 40 persen pasokan energinya. Menteri Energi Swiss Doris Leuthard menegaskan, keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Karenanya moratorium pembangunan PLTN dibenarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Inggris, pemerintah telah meminta kepala pengawas nuklir Inggris untuk memberikan laporan menyeluruh mengenai implikasi situasi di Jepang.

"Jika ada pelajaran yang bisa dipetik, kita harus mempelajarinya," ujar Perdana Menteri Inggris David Cameron pada parlemen Inggris seperti dilansir Los Angeles Times, Selasa (15/3/2011).

Kanselir Jerman Angela Merkel mengakui, akibat peristiwa di Jepang, tidak mungkin bagi mereka untuk berlaku seperti biasa.

"Reaksi ini mungkin hanya temporer, sebagian besar akan bergantung pada bagaimana krisis di Jepang diselesaikan," ujar Merkel.

Komisi Eropa hari ini pun menggelar sidang para menteri dan pakar di Brussels, Belgia untuk membahas isu-isu keamanan nuklir. Komisi Eropa menyatakan, tanggung jawab keamanan energi nuklir sebagian besar berada di negara-negara Eropa masing-masing.

Namun dengan hampir 150 reaktor nuklir yang tersebar di seluruh Eropa, Komisi Eropa akan mencermati peristiwa di Jepang dan meninjau ulang langkah-langkah keamanan nuklir.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads