"Kita sudah siapkan bantuan dan timnya. Kita juga sudah koordinasi dengan ICRC (International Committe of The Red Cross). Kita tinggal menunggu waktu saja, kapan Jepang membuka pintu menerima bantuan. Begitu Jepang membuka, kita langsung kirim," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan di Solo, Selasa (15/3/2001).
Kalla yang pada saat bencana itu melanda sedang berada di Jepang, melihat sendiri kerusakan yang terjadi akibat gempa dan tsunami. Menurutnya, banyak hal yang bisa dikerjakan tim relawan kemanusiaan ketika diturunkan di Jepang saat ini. Namun demikian semua kembali pada kebijakan Pemerintah Jepang, apakah akan menerima bantuan dari luar atau tidak.
"Banyak kerusakan yang terjadi, jadi banyak yang bisa dilakukan. Tapi semua tergantung pemerintahnya di sana. Kalau membuka maka kita akan mengirim secepatnya kesana," lanjut Kalla.
Seperti diketahui, sejumlah negara besar telah menyampaikan tawaran bantuan untuk ikut mengatasi dampak gempa dan tsunami di Jepang yang terjadi beberapa hari lalu. Namun hingga saat ini, Pemerintah Jepang belum mengumumkan membuka diri untuk menerima bantuan kemanusiaan dari luar negeri.
(mbr/lrn)











































