"Iya, bagus itu," jawab Anggodo singkat sebelum bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2011).
"Sudah pernah hubungi Bonaran?" tanya wartawan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari Muladi yang akan bersidang hari ini juga hanya tersenyum simpul mendengar kabar ini. Ari enggan berkomentar mengenai keberhasil Bonaran memenangkan Pilkada Tapanuli Tengah.
Bonaran dan Sukron Tandjung menang di Pilkada Tapanuli Tengah 12 Maret lalu. Mereka berdua diusung oleh PDIP, Golkar dan Hanura.
Pengacara Anggodo Widjojo ini dipilih secara mayoritas sebanyak 65 persen oleh masyarakat Tapanuli Tengah untuk menjadi Bupati 5 tahun ke depan. Setidaknya itu menurut perhitungan cepat para saksi Bonaran saat pilkada yang berlangsung 12 Maret lalu.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari KPUD setempat mengenai pemenang Pilkada ini. Namun diprediksi, pelantikan Bonaran akan dilakukan pada Juni mendatang.
Nama Bonaran melejit saat ia memegang Anggodo dalam kasus Cicak vs Buaya. Kasus inilah yang akhirnya membuat dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah jadi tersangka dan sempat ditahan.
(mok/ndr)











































