"Kondisi itu (di Jepang) pasti berpengaruh pada kita. Tapi semoga saja tidak lama. Karena kita percaya bahwa Jepang mampu mengatasi masalah yang sedang menimpanya," ujar Kalla kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam seminar 'strategi meningkatkan daya saing bangsa' di Solo, Selasa (15/3/2011).
Dengan kondisi yang dialami sekarang, kata Kalla, investasi Jepang pasti juga akan menurun. Sedangkan permintaan bahan baku terutama otomotif dipastikan akan meningkat karena terjadi kelangkaan di dalam negerinya. Kondisi itu akan memicu penurunan pemasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini bisa membuat ekonomi Jepang setback. Semoga saja tidak terjadi. Kalau sampai terjadi seperti itu kondisi kita semakin parah, kerena saat ini kondisi kita sudah sangat kacau akibat perubahan cuaca. Harga pangan mahal, inflasi tinggi, harga minyak tinggi, bisa semakin parah kalau dipukul krisis di Jepang," papar Sofyan.
Sofyan juga menyayangkan kelambanan Pemerintah dalam membuat antisipasi-antisipasi setelah terjadinya goncangan mendadak seperti akibat bencana di Jepang seperti sekarang. Padahal sebagai salah satu negara industri besar, kondisi Jepang sangat berpengaruh di dalam negeri Indonesia. Apalagi Indonesia selama sangat tergantung pada Jepang di bidang otomotif.
(mbr/lrn)











































