"Kalau itu (desakan pencopotan) pernyataan representasi Partai Demokrat, itulah bedanya Golkar dan Demokrat. Kalau Golkar dimulai ide, gagasan, pikiran, konsep, dan visi, tapi kok Demokrat selalu mulai dari posisi. Kalau begini caranya memang nggak ketemu sama kita," ujar Sekjen Golkar, Idrus Marham, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2011).
Kali ini Golkar merasa lebih dekat secara konsep dengan Presiden SBY. Konsep penguatan koalisi yang diusulkan PD dianggap Idrus berlandaskan nafsu kekuasaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus lalu menyindir dorongan reshuffle kabinet yang didorong oleh PD. SBY kemudian menolak diintervensi terkait reshuffle kabinet.
"Makanya SBY didesak untuk reshuffle makanya nggak mau karena inginnya pada gagasan bukan pada posisi," sindirnya.
Sebelumnya diberitakan, PD mendorong Ical dicopot dari posisi Ketua Harian Setgab koalisi. Dorongan tersebut dilontarkan sebagai desakan evaluasi koalisi yang konkret terhadap Golkar dan PKS yang kerap berbeda pendapat dengan partai koalisi.
(van/lrn)











































