Presiden Mega Akan Jumpa Pers

Presiden Mega Akan Jumpa Pers

- detikNews
Senin, 31 Mei 2004 09:35 WIB
Jakarta - Langkah terobosan yang cukup langka dilakukan Presiden Megawati. Capres PDIP yang hemat bicara pada wartawan ini akan menggelar jumpa pers."Wah, tumben nih," celetuk para wartawan yang mendapat undangan jumpa pers tersebut. Mega dijadwalkan menggelar jumpa pers pukul 14.00 WIB, Senin (31/5/2004).Lokasi jumpa pers bertempat di rumah dinas presiden jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Materi yang akan disampaikan Mega memang bukan soal urusan PDIP.Materi yang akan dipakai Mega adalah momen menjelang kampanye pemilihan umum presiden dan wakil presiden. Kampanye akan dimulai 1 Juni hingga 1 Juli 2004.Undangan resmi jumpa pers Mega disampaikan Biro Pers Istana dan diedarkan sejak Sabtu 29 Mei 2004. Sebelum menyampaikan jumpa pers, Mega dijadwalkan membuka rapat kerja gubernur se-Indonesia di Menara Bidakara Jakarta.Kejutan PertamaMega memang bisa dikatakan tidak komunikatif kepada wartawan, baik dalam posisinya sebagai presiden, Ketua Umum PDIP, juga sewaktu menjadi Wapres.Kejutan pertama dilakukan Mega pada Hari Buruh 1 Mei 2004. Dia mau di-door stop alias dicegat wartawan untuk melakukan wawancara. Saat itu Mega sedang mengunjungi 2 pabrik di Pulo Gadung. Tidak begitu penting apa yang disampaikan Mega saat itu, melainkan keluwesannya saat menjawab pertanyaan wartawan.Apakah langkah terobosan Mega berkaitan dengan pencalonannya sebagai presiden 2004? Wasekjen PDIP Pramono Anung yang mendampingi Mega saat itu tidak secara eksplisit mengakuinya. Dia hanya menjelaskan memang ada saran kepada Mega untuk melakukan pendekatan kepada wartawan dan bersikap lebih humanis.Pada kesempatan selanjutnya, Mega mau tidak mau harus menjawab pertanyaan wartawan saat mendaftar sebagai capres di KPU. Meski ada cawapres Hasyim Muzadi berdiri di sisinya, Mega lebih banyak dihujani pertanyaan. Mega pun dengan lugas 'melahap' semua pertanyaan wartawan.Bahkan Mega sempat membuat pernyataan mencengangkan, yakni bajing loncat. Pernyataan itu mengacu pada beberapa menteri yang meninggalkan tugas negara untuk kepentingan golongan menjadi capres dan cawapres.Jadi, apakah momen menjelang kampanye dipakai Mega untuk menampilkan kesan dirinya yang komunikatif dan humanis dengan menggelar jumpa pers? Penasaran? Kita tunggu saja jawaban Mega nanti. (sss/)


Berita Terkait