Inggris Keluarkan Travel Warning untuk Indonesia
Senin, 31 Mei 2004 08:41 WIB
Jakarta - Setelah AS, Australia dan Kanada, kini Inggris yang mengeluarkan travel warning. Negeri Pangeran Charles itu menyarankan semua warganya untuk tidak melakukan perjalanan tidak penting ke Indonesia.Pasalnya, ada ancaman terorisme yang secara umum cukup tinggi di Indonesia. Dalam statemen di situsnya, Kedubes Inggris di Indonesia menyatakan, pihaknya menerima informasi yang mengindikasikan teroris-teroris tengah merencanakan serangan lebih lanjut, targetnya termasuk orang Barat, di seluruh penjuru negeri.Warga Inggris yang saat ini telah berada di Indonesia diminta mempertimbangkan untuk meninggalkan negeri ini bila kehadirannya tidak esensial. Namun bila memutuskan untuk tetap tinggal, warga Inggris disarankan untuk ekstra waspada di saat berada di tempat-tempat umum seperti hotel, klab malam, bar, restoran, pusat perbelanjaan, lokasi wisata, pusat komersial, terminal transportasi dan tempat-tempat ibadah.Pemerintah Inggris juga menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Aceh, Maluku -- utamanya Ambon, Sulawesi Tengah dan Selatan. "Anda sebaiknya menghindari kerumunan padat dan demonstrasi, utamanya menjelang pelaksanaan pemilu presiden pada 5 Juli dan 20 September," demikian bunyi peringatan itu.Selain ancaman terorisme, keberadaan nyamuk penyebab demam berdarah juga diingatkan. Kedubes Inggris mengimbau warganya untuk waspada terhadap serangan nyamuk yang juga berkeliaran di Jakarta.
(nrl/)











































