Cerita ini bermula ketika tiga anggota Dumas KPK mencoba melakukan klarifikasi terhadap laporan yang masuk dengan mendatangi Sekretaris Daerah Bandung, Siswadi pada Selasa (7/3/2011) pekan lalu. Klarifikasi ini sendiri merupakan hal yang biasa dilakukan Dumas KPK untuk menanggapi laporan yang ada.
Namun karena masih pada tahap penelaahan awal, malang menimpa tiga pegawai Dumas. Siswadi yang merasa tidak percaya dengan tiga pegawai Dumas tersebut menyangka mereka sebagai oknum gadungan. Siswadi menaruh curiga pada keabsahan identitas ketiganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terhadap perlakuan ini KPK lantas mengirimkan tim pengawas internal untuk menjelaskan, dan permasalahan sudah clear," tutur Jubir KPK Johan Budi SP saat dihubungi, Senin (14/3/2011) malam.
"Menurut penjelasan Polrestabes Bandung, pegawai KPK tidak memeras atau meminta sesuatu kepada Sekda, cuma Sekda curiga, jangan-jangan bukan orang KPK. Tidak yakin Sekdanya. Dilaporkan ke polisi," sambungnya.
Kedatangan ketiganya ke Bandung dan menyambangi kantor Siswadi, lanjut Johan, untuk melakukan klarifikasi dan telaah atas pengaduan masyarakat soal dugaan kasus korupsi dana hibah dari Sekda Bandung ke PMI Kota Bandung. Dalam kasus ini disebut-sebut melibatkan Walikota, Sekda dan anggota dewan.
"Jadi ini salah paham saja," tutup Johan.
(fjp/rdf)











































