"Kami tidak mendapat indikasi ada kebocoran nuklir saat ini," ujar Direktur Keselamatan Reaktor Nuklir IAEA (International Atomic Energy Agency), James Lyons dalam jumpa pers seperti ditulis AFP, Senin (14/3/2011).
Namun Lyons memberi catatan, jika situasi di reaktor Nuklir tersebut sangat dinamis. Sehingga masih ada kemungkinan-kemungkinan lain.
Berbeda Dengan Chernobyl
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala IAEA Yukiya Amano menegaskan PLTN Fukushima akan mematikan reaktornya secara otomatis saat terjadi bencana alam.
"Tidak ada kemungkinan reaktor masih terus bekerja," kata Amano.
Selain itu, reaktor di Fukushima juga mempunyai benjana pengaman. Hal ini tidak dimiliki reaktor Chernobyl. "Walau ada dua ledakan, ini masih aman," terangnya.
Senin (14/3), reaktor nuklir di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang, meledak lagi. Ledakan berasal dari reaktor nomor 3.
Asap tampak membumbung dari PLTN tersebut. Badan Nuklir Jepang mengkonfirmasikan ledakan tersebut terjadi di reaktor nomor 3 di reaktor nuklir Daiichi di Fukushima. Namun ledakan itu tidak sampai merusak tempat reaktor.
(rdf/fiq)










































